Tutorial Samsung Galaxy SDK : Biometric Authentication

Kami telah membuat tulisan sebelumnya mengenai Tutorial Instalasi Samsung Galaxy SDK di link berikut: https://blog.dicoding.com/tutorial-samsung-galaxy-sdk-instalasi/
Tutorial lengkap dari penggunaan Samsung Galaxy SDK dapat anda pelajari lebih mendalam di Dicoding Academy Samsung Galaxy SDK:  https://www.dicoding.com/academies/37

Biometric Authentication adalah analisis authentifikasi yang sumbernya adalah data biologis seperti fingerprint jari atau iris mata. Di dalam Pass SDK terdapat beberapa proses yang dapat digunakan untuk melakukan proses identifikasi secara biometric yang datanya diambil dari fingerprint device Samsung.

Beberapa manfaat yang bisa didapatkan dengan menggunakan biometric authentication adalah:

  • Meningkatkan security pada aplikasi.
  • Memberikan proses user identifikasi yang lebih nyaman.

Beberapa fitur yang bisa dilakukan oleh Pass SDK adalah:

  • Request fingerprint recognition.
  • Cancel fingerprint recognition requests.
  • Memverifikasi apakah inputan fingerprint cocok dengan fingerprint yang teregistrasi di device.
  • Register fingerprint menggunakan Enroll Screen.
  • Mendapatkan index dari fingerprint yang teridentifikasi.
  • Mendapatkan nama atau unique id dari fingerprint yang sudah pernah diregistrasikan.
  • Menset index fingerprint yang bisa di terima ketika request.
  • Menambahkan title pada user interface fingerprint.
  • Menambahkan logo ikon pada user interface fingerprint.
  • Mengubah transparansi pada user interface fingerprint.
  • Mendeteksi touch di luar interface fingerprint untuk menutup interface fingerprint.
  • Broadcast action ketika terjadi perbuahan pada fingerprint yang sudah diregistrasi.
  • Mendapatkan guide untuk kualitas yang tidak bagus pada saat request fingerprint.
  • Set tombol pada user interface fingerprint.
  • Mengubah standby string pada user interface fingerprint.

Device Support

Untuk devices yang support Biometric Authentication tentunya adalah device Samsung yang memiliki sensor dan sensor fingerprint dengan API minimal 17 Jelly Bean (Android 4.2).

Latihan

Fingerprint telah di manfaatkan oleh beberapa aplikasi yang bisa kalian temukan di Samsung Apps seperti 1Password, LastPass, PayPal, dan lain sebagainya. Kali ini kita langsung saja praktik membuat aplikasi sederhana menggunakan Samsung Pass SDK. Kelas yang akan kita gunakan untuk semua hal yang berhubungan dengan Pass SDK adalah Pass yang di dalamnya terdapat beberapa method untuk inisialisasi Pass SDK, mendapatkan Pass version number dan name, mengecek ketersediaan fitur, dll. Proses inisialisasi perlu dilakukan sekali agar kita dapat mengetahui apakah Pass SDK dapat berjalan pada device tersebut.

Langsung saja kita mulai dengan mengikuti langkah-langkah berikut:

  1. Buat Project baru dan beri nama PassSample.
    Pastikan kamu telah memasukkan library Pass SDK ke dalam project kamu. Untuk instalasi Samsung SDK dan cara memasukkan library SDK terkait ke dalam project telah kita bahas di artikel sebelumnya (https://blog.dicoding.com/tutorial-samsung-galaxy-sdk-instalasi/)1
  2. Buat file dimens.xml (letaknya di res -> values), fungsi dari file dimens ini untuk mengatur default margin yang akan digunakan untuk mengatur tampilan layout selanjutnya. Kita bisa sesuaikan isinya dengan code di bawah ini:

    2

    Dari code di atas kita menentukan batas margin vertical dan horizontal masing-masing sebesar 16dp, nantinya kita tinggal panggil nilai dari dimen ini ke dalam tampilan layout kita.

  3. Modifikasi tampilan layout main_activity.xml seperti di bawah ini :
    3

    Dari tampilan yang kita buat di atas, tombol “SECRET” akan di gunakan untuk berpindah ke activity lain dengan menggunakan fingerprint sebagai authentication-nya. Sedangkan tombol “SECURITY SETTING”, seperti namanya, tombol ini akan di gunakan untuk berpindah ke activity yang akan kita gunakan untuk mengatur aktivitas Pass SDK.

  4. Selanjutnya buatlah Activity baru dengan nama SecretActivity. Seperti yang telah di jelaskan sebelumnya, activity ini berfungsi untuk mengecek apakah proses authentifikasi fingerprint sudah berjalan dengan benar. Pada halaman layoutnya tampilannya bisa kalian sesuaikan dengan seperti contoh tampilan di bawah ini:
    4
  5. Buatlah activity baru lagi dengan nama SettingPassActivity. Activity ini nantinya akan kita gunakan sebagai UI untuk mengatur konfigurasi Fingerprint kita. Seperti biasa sesuaikan tampilan layoutnya seperti di bawah ini:
    5
  6. Sekarang buat kelas baru dan beri nama PassPreferences, sesuaikan codenya sebagai berikut:
  7. Selanjutnya kita buat satu kelas baru lagi dengan nama MyPass. Kelas ini yang nantinya akan kita gunakan untuk semua hal yang berhubungan dengan Pass SDK, bisa dibilang kelas MyPass.java ini merupakn pusat pengaturan dari aplikasi PassSample ini. Modifikasi isi codenya menjadi seperti berikut:
  8. Sekarang kembali ke kelas SettingPassActivity.java, sesuaikan tampilan codenya sebagai berikut:
  9. Terakhir buka kembali kelas MainActivity.java. Modifikasi code di dalamnya sedemikian rupa seperti contoh di bawah ini:
  10. Sekarang silahkan run program.

    Pada demo di atas kita mencoba membuka intent pada button “SECRET” dengan menggunakan fingerprint. Yang harus kita lakukan terlebih dahulu adalah masuk ke menu “SECURITY SETTING” dan mengaktifkan fungsi fingerprint. Kita bisa melihat data fingerprint yang telah terdaftar di menu “Set Intended Finger”, di situ juga kita bisa menentukan data sidik jari mana yang akan kita pakai. Untuk mendaftarkan identitas jari yang baru, kita bisa menggunakan menu “Register Finger” kemudian ikuti petunjuk selanjutnya. Kita bisa memastikan sidik jari yang telah di buat bisa di gunakan dengan menu “Identify With UI” dan juga “Identify Without UI”, tetapi pastikan kamu sudah mengaktifkan sidik jari yang akan kamu gunakan pada menu “Set Intended Finger”. Jika sidik jari yang kamu gunakan match (sesuai) dengan sidik jari yang telah di daftarkan maka kita bisa membuka halaman “SECRET” yang ingin kita tuju sebelumnya.

Bagaimana, ada kesulitan? Penjelasan tentang method-method yang digunakan pada latihan kali ini bisa kalian lihat dan pelajari di Dicoding Academy (https://www.dicoding.com/academies/37). Jika ada pertanyaan, saran atau masukan jangan sungkan untuk menuliskannya di kolom komentar.

Selamat belajar, semoga bermanfaat, dan nantikan tutorial Samsung Galaxy SDK selanjutnya.

Belajar mengembangkan aplikasi atau game dengan kurikulum yang telah divalidasi langsung oleh industri dengan Dicoding Academy.

Belajar di Dicoding Sekarang →
Share this:

Leave a comment