Tips Agar Bekerja Menjadi Ibadah

Saya pernah menjadi karyawan dan sekarang mendapat kesempatan menjadi pengusaha. Berikut adalah beberapa tips yang disarikan dari pengalaman pribadi. Semoga bermanfaat dan selamat berakhir pekan!

#1 NIATKAN UNTUK MENGGAPAI RIDHA-NYA

Jangan bekerja untuk mendapatkan ridho pengusaha. Niatkan dengan tulus untuk mendapatkan ridho Yang Maha Kuasa. Sesungguhnya amal-amal perbuatan itu tergantung niat. Setiap orang akan mendapatkan balasan sesuai dengan apa yang diniatkannya

#2 INGATKAN AGAR SELALU HALAL

Karyawan dan pengusaha harus saling mengingatkan agar berbisnis dengan sumber dan cara yang halal. Misalnya bagi yang berkutat di industri digital perlu diperhatikan apakah perangkat lunak atau sumber pembelajaran yang dipakai untuk belajar didapat dengan akad yang baik.

#3 MAKSIMALKAN KEBERKAHAN

Penggunaan check list, manajemen prioritas, dan time bucket akan membantu memaksimalkan waktu yang tersedia untuk menyelesaikan pekerjaan. Menghindari media sosial dan grup pesan pribadi di jam kerja penting untuk menjaga agar rezeki yang diterima senantiasa berkah.

#4 UTAMAKAN KEJUJURAN

Kadang sebagai karyawan takut untuk melakukan kesalahan. Namun justru dari kesalahan itu kita belajar. Setiap pengusaha lebih menghargai karyawan yang sering melakukan kesalahan dan jujur mengakui daripada yang tidak pernah jujur saat melakukan kesalahan.

#5 LAKUKAN DENGAN IKHLAS

Setiap pengusaha pasti bisa membedakan mana karyawan yang bekerja dengan ikhlas atau tidak. Pengalaman saya sebagai karyawan, ikhlas dalam bekerja akan membuat pekerjaan menjadi jauh lebih ringan. Sehingga kita memiliki energi lebih untuk melakukan hal lain yang penting dalam hidup.

#6 JANGAN LALAIKAN KEWAJIBAN

Bekerja akan bernilai sebagai ibadah jika pekerjaan yang kita jalani tidak sampai melalaikan kewajiban kita sebagai manusia. Sibuk bekerja tidak boleh sampai membuat kita meninggalkan kewajiban kita untuk beribadah. Bila kita tidak lalai, maka keuntungan ganda sudah pasti didapat.

#7 BERSERAH SOAL REJEKI

Setiap pengusaha pasti akan memberikan yang terbaik untuk karyawan yang memiliki semua mental diatas. Perlu dipahami bahwa rezeki hanya datang dari Yang Maha Kaya. Rezeki juga bukan hanya dalam bentuk alat tukar. Fleksibilitas, lingkungan, dan kesempatan berkembang adalah bentuk lain dari Rezeki.

# BTW

Dicoding akan membuka dua lowongan dalam waktu dekat. Kami mencari pribadi yang memiliki 7 kriteria diatas. Selengkapnya di Lowongan Bekerja di Dicoding – Q2 2018.

Belajar mengembangkan aplikasi atau game dengan kurikulum yang telah divalidasi langsung oleh industri dengan Dicoding Academy.

Belajar di Dicoding Sekarang →
Share this:

Co-Founder Dicoding

2 comments, add yours.

Budhi S.

Barakallahu fiikum mas Narenda.

Anonymous

7 point yang sangat bagus, yang memang jarang sekali diperhatikan oleh para pengusaha atau karyawan. Sedikit menyambung dari point tersebut, saya pribadi sebagai seorang karyawan kontrak yang bekerja di vendor aplikasi dihadapkan dengan pilihan yang sulit, karena mendapatkan klien yang berhubungan dengan pembuatan aplikasi proses pajak, disatu sisi jika saya mengundurkan diri maka dikenakan penalti. Ingin mendapatkan yang berkah, namun terjebak dengan kebijakan perusahaan. Dan ini berdampak dalam kinerja bekerja yang dilakukan dengan berat hati.

Leave a comment