Dicoding's Blog

Tag archive: IoT

Membuat Aplikasi Android dengan API Agnosthings di Unity

Kita akan belajar Cara membuat Aplikasi Android dengan API Agnosthings di Unity

Agnosthings adalah sebuah platform yang membantu developer membangun solusi IOT end-to-end, termasuk aplikasi yang terhubung, dan produk-produk cerdas. Platform ini mengurangi beban pengembangan produk IoT dan tentu saja juga mengurangi biaya, risiko, dan yang paling penting, deliverability. Agnosthings memfasilitasi pertukaran data antara perangkat yang terhubung, IoT Cloud, analisis data dan visualisasi, serta komponen ekosistem lainnya. Kita akan belajar Cara membuat Aplikasi Android dengan API Agnosthings di Unity.

 

Persyaratan yang harus dipenuhi

  • Unity 5 atau di atasnya, Android SDK dan NDK yang sudah terinstall
  • Koneksi Internet
  • Akun Agnosthings (dapat mendaftar gratis di http://agnosthings.com/index.html)

 

Deskripsi Project

Terdiri dari 2 aplikasi yaitu Aplikasi Simulasi dan Aplikasi Monitoring.

  • Aplikasi Simulasi berfungsi untuk menggantikan perangkat IoT dalam menghasilkan data yang akan dikirim ke Agnosthings. Data yang dikirim dapat berupa data digital dan Analog.
  • Aplikasi Monitoring berfungsi sebagai penerima data dari Agnosthings, berupa data digital dan analog.

Continue reading

Inovasi Berbasis Internet of Things (IoT): “Waspada banjir” dan “NitBotIoT” Bantu Deteksi Dini Banjir dan Atur Penggunaan Listrik

Inovasi berbasis Internet of Things (IoT): Waspada banjir dan NitBotIoT bantu deteksi dini banjir dan atur penggunaan listrik

 

Intel Indonesia, Geeknesia dan Dicoding.com tantang para developer untuk buat solusi berbasis Internet of Things (IoT) melalui IoT Innovation Challenge

 

Jakarta — Untuk menggalakkan pengembangan dan aplikasi teknologi Internet of Things (IoT) di Indonesia, Dicoding.com dengan dukungan Intel Indonesia dan Geeknesia menyelenggarakan kompetisi Internet of Things Innovation Challenge. Penghargaan pemenang diraih oleh tim Gookkis Studio dengan prototype sistem deteksi dini “Waspada Banjir” dan tim dari Laboratorium Kontrol Cerdas dan Robotika, Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS) dengan robot pengendali stop kontak listrik “NitBotIoT”.

Di dunia teknologi informasi saat ini koneksi internet tidak lagi hanya terbatas pada komputer dan ponsel pintar (smartphone), tetapi juga dapat disambungkan dengan berbagai jenis benda lainnya, antara lain mobil, televisi, mesin industri, sensor, hingga implant yang digunakan untuk memantau denyut jantung seseorang dan masih banyak lagi. Inilah yang dikenal sebagai Internet of Things (IoT), yaitu jejaring dimana sebuah perangkat keras tertanam dalam benda nyata sehingga benda tersebut tersambung dengan internet dan menjadi benda pintar yang memungkinkan benda-benda tersebut mengumpulkan dan saling bertukar data.

“Melihat pentingnya bagi penggiat-penggiat TI untuk menguasai teknologi IoT ini, maka kami mengajak para developers dan makers di tanah air untuk membuat solusi inovasi berbasis IoT yang dapat digunakan untuk membantu kehidupan masyarakat,” ujar Co-Founder Dicoding, Narenda Wicaksono.

Continue reading

Kendalikan Penggunaan Listrik di Rumah

Sebagai manusia modern kita dituntut untuk kerja secara cepat dan efisien. Namun tidak jarang pola semacam ini memberikan efek buruk, salah satunya adalah lupa. Lupa merupakan fitur dasar manusia yang tidak dapat dihilangkan tetapi tentu saja dapat diminimalkan. Salah satu cara untuk meminimalkan terjadinya lupa adalah dengan mencatat dan bertindak secara teliti atau cermat dan tidak tergesa-gesa.

Salah satu problem sederhana dan sering terjadi terkait lupa adalah lupa mematikan atau menyalakan perangkat elektronik / memutus sambungan listrik yang ada di tempat tinggal kita. Lupa mematikan dan menyalakan perangkat ini, bisa berefek kecil, yakni pemborosan konsumsi listrik atau bahkan bisa terjadi bencana kebakaran, yang misalnya disebabkan oleh korsleting.

Continue reading

Musim Hujan Telah Tiba, Waspada Banjir …!!

Indonesia adalah negara yang dilewati garis khatulistiwa dan memiliki iklim dua musim, yaitu musim kering, atau biasa disebut musim kemarau, dan musim basah atau musim penghujan. Sebagai masyarakat Indonesia tentunya kita telah beradaptasi dan menyesuaikan kegiatan keseharian kita dengan konsekuensi iklim dua musim tersebut. Sebagai contoh saat musim penghujan tiba, dikarenakan kebiasaan dan manajemen perairan yang kurang bagus, berakibat munculnya berbagai masalah salah satunya adalah Banjir.

Untuk menghindari terjadinya banjir, manajemen perairan mutlak diperlukan untuk mengatur aliran air. Termasuk diperlukannya data irigasi atau bendung mana yang perlu dibuka dan ditutup. Namun dalam keadaan terdesak, jika semua wilayah terjadi hujan dan semua saluran telah dioptimalkan pun, bisa jadi banjir tidak dapat dihindarkan lagi. Untuk itu diperlukan sistem peringatan dini (Early Warning System) yang dapat memberikan peringatan jika genangan air mencapai ketinggian tertentu sehingga masyarakat sekitar aliran sungai dapat mempersiapkan diri untuk segera evakuasi jika terjadi banjir.

Continue reading