Apa yang Kita Tahu tentang  Manajemen Waktu? 10 Tips dari Students Developer

Pernahkah merasa waktu 24 jam sehari, kurang? Banyak waktu luang tapi habis untuk browsing? Deadlines bertabrakan yang semuanya kamu kerjakan di menit-menit terakhir?

Tulisan ini ingin membantu kamu untuk kenalan (lagi) sama manajemen waktu. Karena konon kabarnya, pandai membagi waktu itu pangkal kesuksesan.

Eh tapi daripada katanya katanya, yuk kita tengok studi ilmiah tentang pengaruh manajemen waktu.

Studi tentang Manajemen Waktu

Di ranah akademis sudah banyak studi tentang relasi manajemen waktu dengan keberhasilan, terutama di kalangan mahasiswa (Britton & Tesser, 1991; Zimmerman, 1998).

Banyak studi empiris di berbagai negara, seperti yang dilakukan oleh Al Khatib di Arab Saudi (2014), yang menuliskan bahwa manajemen waktu yang baik terkait dengan tingginya prestasi mahasiswa.  Begitu juga dengan Razali et. al di Malaysia (2018) yang menyebutkan bahwa perilaku merencanakan waktu (time planning behavior) paling berpengaruh pada prestasi akademis.  

Intinya studi-studi tersebut menyimpulkan: manajemen waktu punya dampak signifikan pada kehidupan siswa, terutama siswa institusi pendidikan tinggi. Kenapa? Tentunya dalam fase ini umumnya sudah nggak lagi pengawasan dari orang tua dan guru. You’re on your own! Kamu pribadi yang mandiri dan bebas ngapain aja.

Jadi, please pay attention! Caramu hidup di fase ini menentukan sisa hidupmu kelak.

Manajemen Waktu itu Apa sih?

Istilah “time management” atau manajemen waktu dipopulerkan oleh Frederick W. Taylor sejak 1950 lewat analisanya seputar meningkatkan produktivitas dan mengurangi time wasting di kalangan pekerja.

Dicuplik dari Mercanlioglu (2010), manajemen waktu adalah “manajemen diri sendiri dengan fokus pada waktu seputar: apa yang dilakukan, berapa lama waktu dialokasikan untuk aktivitas tersebut, bagaimana aktivitas tersebut dapat selesai lebih efisien…” By the way ini hanya satu dari sekian banyak definisi dalam khasanah studi yah.

Ada 3 (tiga) elemen teknis dalam manajemen waktu: Pertama, ada daftar things-to-do; Kedua, alokasi waktu untuk melakukan tiap-tiap tugas; dan Ketiga, menemukan cara bagaimana tiap tugas itu bisa selesai lebih cepat.

Student Developers Stories: Gimana 4 Mahasiswa ini Mengatur Waktunya?

Bagaimana konkritnya ke-3 elemen di atas? Nah di sini kami ingin mengajak kalian kenalan sama empat orang mahasiswa member Dicoding dari Google Developers Students Club yang berbagi cara mereka membagi waktu. Masing-masing pribadi yang unik, tapi punya satu kesamaan. Selain aktif dalam kegiatan akademis, mereka juga aktif mengembangkan diri -termasuk mengikuti kelas Dicoding Academy– dan berkontribusi pada komunitas. Simak ringkasan interview berikut ini yah 

#1 Yuda Eka Putra I Sistem Informasi Unikom Bandung I Semester 5 I Spesialisasi: Android  

Things to do:

Penuhi kewajiban, shalat, kuliah, ngerjain tugas, kelarin kelas MADE, dll…Tapi di samping itu juga saya masih bisa selalu sempetin waktu buat ulik Android atau sekedar baca artikel perkembangan Android. Yah minimal 1-2 jam setiap hari. Next, refreshing, jujur ga tiap hari banget sih bisa refreshing seperti main, futsal, hangout, kumpul bareng temen-temen. Tapi kalau lagi ada waktu lowong, 2-3 jam lah.  

Kegiatan ekstrakurikuler saat ini:

Mengelola Developers Student Club di kampus, mengerjakan proyek kecil-kecilan, mengajar privat.

Alokasi waktu:

70% penuhi kewajiban utama dan istirahat, 20% lakukan aktivitas yang bisa mempertajam skill, dan 10% refreshing.

Cara membuat tugas selesai lebih efisien:

Lessen the “mager,” (malas gerak). Just execute the task! Membuat daftar things-to-do setiap harinya Menentukan skala prioritas dan eksekusi .

Ingin lebih menggunakan waktu untuk..

Sharing ilmu tentang Android dalam bentuk workshop dan ngulik bareng. Dan tentunya jadi pribadi yang lebih disiplin dan konsisten.  

 

#2 Muhammad Rahmatullah I Teknik Informatika Universitas Hasanudin I Semester 8 I Spesialisasi: Software Engineering, Machine Learning

Things to do dan alokasi waktu:

  • Bangun pukul 05:30 langsung sholat subuh.
  • Setelah itu cek notifikasi email, sosmed dan nonton youtube.
  • Pukul 7 pagi – 2 sore ke lab untuk mengerjakan skripsi, konsultasi. Jika ada workshop atau agenda lain, bisa pulang lebih dulu untuk kegiatan tersebut.
  • Malamnya saya biasanya belajar terkait Android development dengan mengerjakan submission kelas MADE, membaca buku tentang pengembangan diri.
  • biasanya paling cepat tidur pukul 22:00.

Kegiatan ekstrakurikuler saat ini:

  • Dengan posisi saya sebagai Developer Student Clubs lead di Unhas, saya selalu mengadakan workshop pengembangan aplikasi Android setiap 3 bulan sekali.
  • Bersama mahasiswa workshop, mengembangkan aplikasi untuk membantu yayasan tuna netra di Makassar  
  • Merilis satu aplikasi di playstore tentang informasi program studi TI di Unhas yang juga berisi tentang data-data dosen seperti nama lengkap dan gelar, NIP dll.

Cara membuat tugas selesai lebih efisien:

  • Membuat alokasi waktu untuk cek sosmed via smartphone, yakni 30 menit per hari.
  • Menjauhkan handphone dari jangkauan sehingga tidak terdistraksi notifikasi sosmed.
  • Mengurangi nonton youtube atau netflix yang kadang bisa membuat lupa akan tugas/proyek yang  harus diselesaikan.

Ingin lebih menggunakan waktu untuk..

Melatih diri menerapkan manajemen waktu yang baik jadi kebiasaan. Salah satu caranya adalah memberikan diri saya rewards (penghargaan) apabila saya berhasil menyelesaikan sesuatu sesuai dengan timeline yang sudah saya set sebelumnya. Bentuknya, simpel, misalnya makan enak atau nonton hehehe.

 

#3 R Surahutomo Aziz Pradana I Teknik Informatika Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS) I Semester 6 I Spesialisasi: Games dan AR/VR

Things to do dan alokasi waktu:

My to-do-list dari bangun sampai tidur tergantung dari daftar goals dan tasks yang saya punya. Setiap hari jadwal saya beragam, Namun umumnya sehari-hari kuliah, developing games untuk lomba, mengerjakan proyek, self learning, mengurus komunitas jurusan, mengurus agensi dan kelompok tari.  

Kegiatan ekstrakurikuler saat ini

  • Developer Student Club, Google Developer Group, Google Cloud Study Jam.
  • Bekerja part time pada 2 studio sebagai Full Stack Game Developer dan Full Stack AR/VR Developer.
  • Menggarap proyek-proyek freelance
  • Berperan sebagai mentor dan Project Manager pada komunitas Game Developer di kampus.
  • Dancing! Saya terlibat sebagai ketua grup dan founder sebuah agensi hiburan di kota saya.
  • Pelatih Dance di UKM Dance di kampus

Cara membuat tugas selesai lebih efisien:

  • Lebih cepat dan cekatan dalam menyelesaikan tugas.
  • Mengurangi kebiasaan menunda-nunda.

Ingin lebih menggunakan waktu untuk..

Mengembangkan diri. Jadi, saat menetapkan sebuah target, saya akan melakukan riset dan perencanaan untuk tahu apa saja hal-hal yang harus saya lakukan. Lalu saya akan mengatur requirements tersebut secara kronologis, dari satu fase ke lainnya. Nah, sudah tau jalur dan rutenya kan. Tinggal saya menjalankan segala tugas dan misi saya sebaik mungkin dengan manajemen yang semaksimal mungkin.  

 

#4 Veronica Putri Anggraini I Teknik Elektro Politeknik Negeri Semarang I Semester 6 I Spesialisasi: Teknik Informatika

Things to do dan alokasi waktu:

Weekdays:

  • Pukul 02.30 selalu bangun dan biasanya ini waktu yang paling saya manfaatkan untuk upgrade skill di bidang Android maupun hal yang sedang saya sukai saat ini. Misalnya online course Dicoding, proyek-proyek dari kantor, maupun lainnya karena saya juga seorang freelancer. Ini saya lakukan hingga pagi lagi dan persiapan berangkat kuliah.
  • Saya akan siap-siap untuk berangkat ke kampus karena politeknik punya jadwal kuliah tetap dari pukul 7 pagi -2 siang setiap hari.
  • Setelah pulang kampus jam 3, jadwal saya berbeda tiap harinya. 2 hari seminggu saya mengajar anak SD dan SMP tentang pengembangan game edukasi; 2 hari seminggu lainnya saya mengajar di SMA tentang pemrograman berbasis objek; seminggu sekali meeting mingguan di kantor saya; 1 hari seminggu saya mengajar kelas Android.
  • Setelah itu kembali ke kos untuk mengevaluasi kegiatan workshop yang saya laksanakan dan mempersiapkan modul untuk next workshop.
  • Pukul 20.30 malam biasanya mengerjakan tugas kuliah.
  • Pukul 23.30 biasanya sudah tidur.

Kegiatan ekstrakurikuler saat ini

  • Pengurus internal DevC semarang dengan fokus utama mengembangkan ekosistem wanita IT  Semarang.
  • Lead dari DSC chapter Semarang sehingga aktif mengembangkan skill bidang Android dan web di lingkungan kampus dan beberapa kampus lain di semarang yang belum memiliki lead.
  • Front end developer Pentone.id.
  • Trainer Fatimahdev by Santren Koding.
  • Founder dan trainer Redroid atau Rembang Android developer.
  • Trainer Aishah Space, yaitu pondok programmer khusus wanita.

Cara membuat tugas selesai lebih efisien:

  • Bangun pagi-pagi untuk mulai beraktifitas!
  • Miliki sense of purpose dalam sebuah tugas, sehingga muncul tanggung jawab lebih untuk menuntaskannya

Ingin lebih menggunakan waktu untuk..

Lebih fokus untuk mengembangkan skill. Saya ingin mengurangi beberapa aktivitas yang terlampau menguras tenaga. Banyak yang berpendapat bahwa saya kurang bisa menghargai tubuh sendiri karena jadwal harian terlalu padat.

Ikhtisar

Dari beberapa cerita di atas, adakah beberapa yang sama atau beda sekali dengan caramu mengatur waktu? Seperti kamu, mereka sibuk di dunia kampus dan punya kegiatan pengembangan dirinya sendiri-sendiri.

Keempatnya -Yuda, Rahmatullah, Surahutomo, dan Veronica- punya tips efisiensi waktu yang kami rangkum berikut ini:

 

#1 Kurangi mager alias males gerak. Just do it.

#2 Bikin daftar things-to-do setiap harinya.

#3 Tentukan skala prioritas. Hal penting kerjakan duluan.

#4 Beri jatah waktu harian untuk cek sosmed via smartphone.

#5 Hindari distraksi dengan jauhkan handphone dari jangkauan.

#6 Kurangi hal-hal melenakan seperti nonton youtube atau netflix.

#7 Percepat waktu dan lebih cekatan dalam menyelesaikan tugas.

#8 Don’t procrastinate! alias jangan menunda-nunda.

#9 Bangun pagi-pagi untuk mulai beraktivitas!

#10 Miliki sense of purpose dalam sebuah tugas. Feel it. Own it 

 

Alright, selamat mencoba ! Ingat yah kawan-kawan. Caramu hidup di fase ini menentukan sisa hidupmu kelak.

Referensi:
Al Khatib, A. S. (2014). Time Management and Its Relation to Students’ Stress, Gender and Academic Achievement among Sample of Students at Al Ain University of Science and Technology, UAE. International Journal of Business and Social Research (IJBSR), 4, 47-58.
Britton, B. K., & Tesser, A. (1991). Effects of time-management practices on college grades. Journal of Educational Psychology, 83, 405-410.
Mercanlioglu C (2010) The relationship of time management to academic performance of master level students International Journal of Business and Management Studies 2(1) 1309-8047.
Razali , M S Rusiman, W S Gan , N Arbin (2018). The Impact of Time Management on Students’ Academic Achievement. IOP Conf. Series: Journal of Physics: Conf. Series 995. 
Zimmerman, B. J. (1998). Academic Studying and the Development of Personal Skill: A Self-Regulating Perspective. Educational Psychology, 33, 73-86. http://dx.doi.org/10.1080/00461520.1998.9653292

Belajar mengembangkan aplikasi atau game dengan kurikulum yang telah divalidasi langsung oleh industri dengan Dicoding Academy.

Belajar di Dicoding Sekarang →
Share this:

Editor @ Dicoding

3 comments, add yours.

Ujang Sopian

Bagaimana management waktu antara kuliah dan kerja (kelas karyawan,)

    Didi

    Halo mas ujang, menurut saya yang paling penting adalah konsisten disiplin waktu.
    Saya mahasiswa karyawan semester 7, saya kuliah setiap sabtu dan minggu dan alhamdulilah saya sudah menyelesaikan 5 kelas dasar dicoding.
    Saya tinggal di bogor dan kerja di jakarta kerja selama 8 jam dan perjalan 2 jam kalau lalu lintas lancar.
    Dalam mengerjakan tugas kampus dan submission dari dicoding saya selalu menyempatkan minimal 1.5 jam setelah pulang kerja.
    terkadang kalau lagi asyik ngoding saya kerjakan sampai larut malam, dan beberapa yang saya lakukan minimal saya punya to-do-list yang sekiranya prioritas menurut saya, sering kali saya menolak ajakan teman yang kurang penting, sering berdiskusi di tempat yg sekiranya nyaman, dan tidak menunggu deadline juga penting. Semoga membantu mas

Didi

Halo mas ujang, menurut saya yang paling penting adalah konsisten disiplin waktu.
Saya mahasiswa karyawan semester 7, saya kuliah setiap sabtu dan minggu dan alhamdulilah saya sudah menyelesaikan 5 kelas dasar dicoding.
Saya tinggal di bogor dan kerja di jakarta kerja selama 8 jam dan perjalan 2 jam kalau lalu lintas lancar.
Dalam mengerjakan tugas kampus dan submission dari dicoding saya selalu menyempatkan minimal 1.5 jam setelah pulang kerja.
terkadang kalau lagi asyik ngoding saya kerjakan sampai larut malam, dan beberapa yang saya lakukan minimal saya punya to-do-list yang sekiranya prioritas menurut saya, sering kali saya menolak ajakan teman yang kurang penting, sering berdiskusi di tempat yg sekiranya nyaman, dan tidak menunggu deadline juga penting. Semoga membantu mas .

Leave a comment