Jangan Sia-siakan Kesempatan: Pelajaran dari Expert Reviewer Andalan

Najib Abdillah, developer asal Jogja yang lekat dengan Dicoding sejak awal kami berdiri.

Dulu ia peserta Academy. Kini pemuda 26 tahun ini jadi expert reviewer andalan Dicoding.

Jadwal bulanannya, berkeliling Batam hingga Jayapura. Berbicara di hadapan ribuan developer tanah air yang haus ilmu.

Kok bisa? Simak sekelumit kisah perjalanannya ya.

Kegigihanan Membawanya ke Swedia 

Sejak kecil Najib jatuh cinta dengan teknologi. Selain jadi presiden, mimpinya yang lain, mendirikan startup sendiri.

Kami mengenal Najib sebagai sosok developer yang gigih. Dalam satu kesempatan, penghobi futsal ini sempat ikut beberapa Challenge sekaligus. “Saya suka ngulik, ngoprek, dan belajar sesuatu yang baru,” tuturnya semangat.

Terakhir di tahun 2017 ia memenangkan Dicoding Challenge berupa online hackathon yang digagas Ericsson-Kemenkominfo untuk kategori Sport Digital Experience.

“Dari 7 Challenge yang pernah saya ikuti, ini yang tersulit!” serunya. Tahapannya sangat panjang, hingga melibatkan non-disclosure agreement (NDA). Plus conference call dengan engineer berbagai negara.

Najib membuat aplikasi dengan yang memudahkan penonton Asian Games 2018 mendatang untuk mendapatkan info jadwal tanding dan skor terkini. Aplikasi ini juga menghasilkan data masukan bagi para atlet untuk meningkatkan performanya.

Usahanya berbuah manis. Ia mendapat hadiah study visit ke markas Ericsson di Swedia!

Naik Tingkat dari Peserta jadi Reviewer –  Narasumber

Anak kedua dari 5 bersaudara mengaku hatinya tertambat pada teknologi mobile application.

Enam tahun terakhir, Najib banyak mentransformasi ide-ide klien menjadi aplikasi mobile dan website.

Karena itu ia tak ingin menyia-nyiakan kesempatan untuk ikut kelas Menjadi Android Developer Expert (MADE).

“Untuk mendukung karir saya sebagai seorang product development specialist. Di MADE kurikulumnya selalu update,” ujarnya.

Najib lulus dengan cemerlang. Prestasi dan pengalamannya meyakinkan kami untuk merangkulnya sebagai seorang expert reviewer di kelas MADE, full time. Kini ia jadi andalam kami.

Member Dicoding Elite ini memiliki peranan yang sangat penting. Ia me-review proyek garapan peserta kelas dan memberi saran demi kemajuan skill developer yang ia asuh.

Keseharian sebagai mentor di dunia maya, juga membawanya jadi seorang mentor offline.

Najib mengaku senang dipercaya sebagai narasumber di 8 sesi Bekraf Development Day bersama Dicoding sejak 2017. Terakhir di Jayapura bulan April lalu, ia membawakan materi “Android Material Design” di hadapan lebih dari 300 peserta.

Najib telah membuktikan. Ia yang dahulu seorang peserta Academy, kini bisa naik tingkat jadi reviewer plus narasumber bagi sesama developer di tanah air.

Kok bisa Naik Tingkat?  

Kepada kawan-kawan Dicoding, ia berpesan “Jangan sia-siakan kesempatan yang kamu punya di Dicoding.”

Dilengkapi Academy, Event, dan Challenge, Dicoding berupaya menjadi hub terlengkap bagi jagat developer di Indonesia.

Nah, Najib itu seorang dari 100,000 developer member kami yang memanfaatkan banyak peluang yang ada di Dicoding.

Inilah sedikit sharing pengalamannya

  • Upgrade Skill di Academy

Awal perkenalannya dengan Dicoding adalah kelas Academy, tepatnya Watson. Dari situ ia merasa bahwa “Banyak update teknologi terkini di Dicoding,” kutipnya. Karena itu, ia merambah ke kelas MADE dan lain-lainnya. Sejauh ini, sudah 6 kelas Academy ia ikuti, baik yang reguler (free) maupun penuh (berbayar).

  • Menjajal Kompetensi lewat Challenge

Tak cukup sampai di situ, lulusan Teknik Informatika UIN Sunan Kalijaga ini ingin mempratikkan pengetahuan yang ia pelajari di Academy lewat kompetisi. Ia pun mengikuti Dicoding Challenge yang diselenggarakan kalangan industri. Di antara 7 Dicoding Challenge yang ia ikuti, sebanyak 5 di antaranya telah ia menangkan.

  • Berjejaring di Event

Agar ter-expose dengan pelaku industri, pemerintah, serta para developer, Najib mengikuti kegiatan yang diselenggarakan mitra Dicoding. Awalnya peserta, kini pemateri.

Ia mengaku banyak manfaat yang didapatnya selama bergabung dengan Dicoding. “Bukan hanya point dan reward. Saya jadi punya kesempatan untuk berkontribusi, menambah relasi dan jejaring, berkenalan dengan banyak developer hebat, serta diberi kesempatan untuk belajar ke Swedia.”

Kami yakin, masih banyak mutiara developer lainnya di Indonesia seperti Najib.

Dicoding hanya membuka pintu. Kawan-kawan developer-lah yang menentukan jalan dan mengasah potensi masing-masing.

Jangan sia-siakan kesempatanmu untuk maju.

Dengan semangat dan ketekunan, kamu juga bisa jadi seorang developer andalan.

Belajar mengembangkan aplikasi atau game dengan kurikulum yang telah divalidasi langsung oleh industri dengan Dicoding Academy.

Belajar di Dicoding Sekarang →
Share this:

Editor @ Dicoding

Leave a comment