Dicoding's Blog

Hobby

Ide Baru untuk Kehidupan Era Modern yang Mengagumkan

Waktu terus bergulir, kesempatan datang dan pergi. Di antara setiap tanggung jawab dan rutinitas harian, terdapat banyak hal yang menanti untuk dieksplorasi. Munculnya ide baru untuk memudahkan kehidupan masyarakat terkadang diawali dari hal-hal kecil tidak terduga sebelumnya. Ide terbaik manakah yang dapat dikembangkan dan akan berguna bagi kehidupan masyarakat Indonesia di masa depan?

Ketekunan dalam mengulik suatu kegemaran sederhana ternyata juga mampu mendatangkan manfaat bagi kita dan berdampak baik bagi masyarakat. Setiap orang pasti memiliki minat dan bakat yang unik dan istimewa – entah itu fotografi, wisata kuliner, memasak, atau berolahraga. Sebagian orang memilih untuk menyempatkan diri untuk menyelami minat dan bakatnya, dan ada pula yang memilih untuk tenggelam dalam rutinitas kesehariannya, mengesampingkan opsi-opsi kegemaran dan aktivitas lainnya. Pengalaman mengunjungi tempat-tempat baru atau bertemu komunitas yang baru, misalnya, akan membuka cakrawala pemikiran kita dan membuka sudut pandang baru. Terkadang bahkan mampu menginspirasi dan mengubah cara berpikir kita dalam memaknai kehidupan. Banyak orang yang menganggap sepele urusan ‘jalan-jalan’, tetapi travelling atau piknik bisa mendatangkan berbagai manfaat, mulai dari mengembangkan wawasan, mengasah empati, serta membangun kepekaan terhadap kelestarian alam dan lingkungan.

Hobby

credit: pixabay

Sudut pandang dan cakrawala baru ini memungkinkan kita untuk berkarya dengan lebih baik. Meningkatkan kualitas hidup khalayak agar hidup mereka jauh lebih berwarna dan mengagumkan. Begitu juga dengan aplikasi dan permainan yang mewarnai hidup masyarakat. Facebook tercipta dari keinginan sederhana Mark Zuckerberg mengumpulkan teman-temannya yang berasal dari Harvard University. Paypal (sebelumnya x.com) didirikan Elon Musk saat dunia menginginkan sistem pembayaran langsung dari personal ke personal lain tanpa batasan perbankan konvensional. Contoh lain yang menyentuh langsung kehidupan kita sehari-hari, misalnya mulai dari kebiasaan mengulas selama perjalanan yang difasilitasi oleh TripAdvisor, adanya kebutuhan backpacker untuk penginapan sederhana (bed and breakfast) yang menjadi ide munculnya AirBNB, serta tentu saja Instagram yang memungkinkan kita mengabadikan momen-momen terpenting dan membagikannya ke relasi kita.

Facebook

credit: pixabay

Di Indonesia, juga terdapat beberapa developer yang membuat aplikasi, game, atau web yang dibangun dari kesederhanaan fitur untuk masyarakat luas. Picmix misalnya, diawali dari keinginan menjembatani pengguna yang ingin membuat kolase/susunan beberapa foto. Qraved dan Makan di Mana membantu masyarakat menentukan pilihan makan di sekitarnya sesuai dengan harga, kategori, ulasan, promo diskon dan sebagainya. Termasuk juga aplikasi Qlue yang memungkinkan kita melaporkan dan menindaklanjuti laporan tentang permasalahan kota di era modern. Bermanfaat untuk masyarakat dan tentunya pengelolaan kota secara lebih cerdas, efektif, dan efisien.

Qlue

credit: Qlue Google Play Store

 

Tips untuk membuat aplikasi dan games yang mampu menunjang kehidupan era modern yang mengagumkan:

  1. Mulai eksplorasi dari keseharian dan hal-hal sederhana di sekitar kita.
  2. Tajamkan ide dengan melihat dampak yang mungkin akan terjadi dan aplikasi serupa yang telah ada sebelumnya, jika ada.
  3. Eksekusi! Buat prototipe produk sederhana yang fokus pada fungsi tertentu.
  4. Sesegera mungkin lakukan pengujian ke pengguna yang relevan.
  5. Perbaiki apabila diperlukan, dan
  6. Publikasikan karyamu!

Jadi, Akankah kamu yang menjadi pengembang aplikasi dari ide unggulan berikutnya?

 

“Ideas have a short shelf life. You must act on them before the expiration date.” – John C. Maxwell

 

Submit Aplikasi/Game Terbaikmu di DBS Live More Society: Developer Challenge oleh Bank DBS Indonesia dengan klik http://go.dbs.com/devchallenge dan dapatkan ratusan ribu Dicoding Points.

Share this:

Chief Innovation Officer - Dicoding Indonesia, dapat dikontak melalui alamat email : yoza[at]dicoding[dot]com

Leave a comment