Ayo Coba Game Trivia Unik, Sakitnya Dimana

Halo Devs. Kali ini Dicoding akan membahas sebuah game trivia yang cocok untuk seru-seruan. Game berjudul Sakitnya Dimana karya Amagine Studio akan memberikan berbagai pertanyaan lucu untuk dimainkan. Yuk simak pembahasannya!

Background Developer & Challenge

Logo Amagine Interactive

Logo Amagine Interactive

Amagine Interactive didirikan pada 12 Maret 2011. Awalnya perusahaan ini dibuat ketika para pendirinya masih berstatus mahasiswa dan dimulai dengan mengerjakan proyek pesanan. Hingga kini, studio asal Jogja ini telah mengembangkan hingga 20 game dan mampu meraup puluhan juta rupiah dari produk miliknya.

Salah satu ciri khas dari Amagine Interactive adalah produk mereka yang menangkat cita rasa lokal juga menarik tema-tema yang sedang hot saat itu. Contohnya adalah game Mbaktin, Sakitnya Dimana, dan lain-lain.

Game Sakitnya Dimana merupakan pemenang dari tantangan Dicoding yang berjudul 10K Downloads Club Android NDK Challenge.

Background Game

Screenshot_2015-07-29-00-06-52

Sakitnya Dimana merupakan game yang mengangkat isu yang sedang populer di masyarakat kala itu. Fenomena Sakitnya Dimana diawali dari sebuah meme “Sakitnya tuh di sini,” hingga menjadi lagu yang dibawakan oleh Cita Citata berjudul “Sakitnya di Sini.”

Tak ingin ketinggalan tren, Amagine Studio membuat juga versi game dari kehebohan tersebut. Game Sakitnya Dimana menjadi salah satu ikon game yang ikut meramaikan fenomena “sakitnya tuh di sini.”

Review Game

Screenshot_2015-07-29-00-06-34

Sakitnya Dimana merupakan game trivia yang isinya berbagai kenis pertanyaan unik. Pertanyaan tersebut harus bisa dijawab dengan menunjuk organ tubuh yang sesuai dengan pertanyaannya.

Sebagai contoh, kalau mata kelilipan debu sakitnya dimana? Maka kita harus menunjuk organ tubuh berupa mata dari karakter yang ditampilkan. Kalau keselek sakitnya dimana? Kita harus menyentuh tenggorokan.

Ada banyak sekali pertanyaan lucu terkait penyebab sakit dan lokasi sakitnya yang bisa kita temukan. Kita juga bisa loh submit pertanyaan kita ke dalam permainan ini.

Development Tools

Unity 3D

Unity 3D

Game Sakitnya Dimana dibuat menggunakan game engine Unity3D. Amagine Interactive memilih engine tersebut dikarenakan Unity3D termasuk sering melakukan update dan pembaharuan fitur, memiliki dokumentasi yang sangat banyak, juga komunitas yang besar.

Dengan dukungan komunitas, maka kita juga bisa menemukan tutorial yang sangat banyak sehingga jika menemukan permasalahan bisa dengan cepat dicari solusinya di internet. Hal ini sangat penting karena terkadang waktu pengembangan game menjadi terhambat karena ada satu isu yang belum berhasil kita pecahkan.

Kecepatan development juga menjadi sangat penting bagi Amagine Interactive karena banyak game-nya yang mengangkat tren terbaru dan terhangat saat ini. Strategi tersebut bisa dibilang tidak mudah karena cara ini juga biasa dilakukan oleh orang lain sehingga marketnya over saturated.

Monetization

 Admob by Google

Admob by Google

Dengan memanfaatkan isu yang sedang hangat, tentu aplikasi seperti ini bisa mendapatkan exposure yang besar di media lokal. Tak hanya itu, pencarian keyword pun bisa mengarah ke Sakitnya Dimana lebih mudah. Untuk itu saat ini model monetisasi yang digunakan adalah model iklan karena bisa dibilang Sakitnya Dimana memiliki user yang cukup besar.

Penggunaan iklan saat ini masih menggunakan layanan AdMob milik Google. Alasan menggunakan layanan iklan adalah karena untuk game simpel seperti ini, retention rate-nya cukup rendah sehingga model in app purchase dirasa kurang cocok.

Kesimpulan

Screenshot_2015-07-29-00-06-20

Game Sakitnya Dimana akan menjadi game yang tepat untuk menghabiskan waktu. Dengan durasi permainan yang cenderung singkat, game ini akan jadi teman untuk menunggu yang sangat tepat. Mungkin juga Devs akan dibuat tertawa-tawa sendiri ketika bertemu dengan pertanyaan yang absurd dan lucu.

Unduh Sakitnya Dimana: Google Play (free)

Belajar mengembangkan aplikasi atau game dengan kurikulum yang telah divalidasi langsung oleh industri dengan Dicoding Academy.

Belajar di Dicoding Sekarang →
Share this:

CEO and GameDev @arsanesia | Blogger http://ardisaz.com | Writer @Trenologi and @Dicoding | GGMU | gadgetboy | and many more