3 Aplikasi Memenangkan Challenge Pemuda Pejuang Digital

Pada tanggal 28 Oktober yang lalu kita merayakan Hari Sumpah Pemuda, dimana Sumpah Pemuda adalah bukti nyata jika Bangsa Indonesia adalah Bangsa yang lahir dari semangat perjuangan para pahlawan yang mengangkat harkat dan martabat hidup bangsa dari ketertindasan dari kekuasaan kamu kolonialisme di waktu yang lalu.

Di jaman digital sekarang ini, bangsa Indonesia masih terjajah dalam beberapa hal, salah satu nya di bidang teknologi. Kekayaan yang dimiliki Indonesia terkadang tidak dapat dinikmati oleh kita sendiri, di bidang teknologi masih banyak para produsen di Indonesia yang “takut” untuk bersaing dengan produk dari negara lain, padahal potensi bangsa ini sangat besar.

Oleh karena itu kami berinisiatif untuk membuat sebuah challenge yang menantang developer di tanah air untuk membuat sebuah produk digital berbasis game mobile yang dapat memanfaatkan momen perjuangan Sumpah Pemuda. Game yang dibuat harus fokus pada market generasi muda Indonesia dan mengusung tema Indonesia (Misal : mengenai budaya Indonesia, atau unsur kehidupan sehari hari di Indonesia).

Setelah diadakan Challenge Pemuda Pejuang Digital diadakan selama satu bulan maka pada tanggal 27 Oktober 2016 kami telah memilih 3 pemenang yang telah berpartisipasi di Challenge Pemuda Pejuang Digital. Ketiga pemenang tersebut adalah :

  1. Deinoskin dengan game berjudul Jakarta Sumpek.
  2. the WALi studio dengan game berjudul Timun Mas Saga.
  3. Anoman dengan game berjudul Mahabharat Warriors

Selamat kepada para pemenang! Tetap Semangat! Tetap Produktif!

Salam,

Dicoding Team

Belajar mengembangkan aplikasi atau game dengan kurikulum yang telah divalidasi langsung oleh industri dengan Dicoding Academy.

Belajar di Dicoding Sekarang →
Share this:

Co-Founder dan COO Dicoding Indonesia, dapat dikontak melalui alamat email : kevin[at]dicoding[dot]com