150 pelajar dari 5 kota bergabung dengan MejaKita.com di hari peluncurannya

MejaKita – Ruang kita untuk belajar, mengajar, dan saling mencerdaskan

Jakarta – Berawal dari keyakinan bahwa mencerdaskan bangsa adalah tanggung jawab setiap warga negara, sepuluh orang pelajar tingkat menengah atas hari ini meluncurkan MejaKita.com – sebuah platform interaktif yang dirancang khusus sebagai ruang bagi siswa-siswi di Indonesia untuk berbagi ilmu dan saling belajar bersama. Seluruh materi pelajaran di MejaKita tidak berbayar dan disajikan dengan gaya bahasa yang luwes yang mudah dicerna oleh anak muda.

mejakita.com

Tampilan Web Mejakita

Dengan adanya MejaKita, kegiatan belajar mengajar tidak lagi terbatas ruang dan waktu. Cukup dengan melakukan registrasi email atau login dengan akun media sosialnya, pengguna dapat bergabung dan belajar bersama dalam setiap forum MejaKita dari manapun dan kapanpun. Hal ini sesuai dengan visi MejaKita untuk membantu pemerataan dan peningkatan kualitas pendidikan di seluruh Indonesia.

“Tak dapat dipungkiri bahwa kualitas bahan ajar dan teknik mengajar yang disampaikan setiap sekolah di Indonesia saat ini belum merata. Banyak faktor yang menjadi penyebabnya, antara lain keterbatasan biaya, keterbatasan sumber daya pengajar, keterbatasan akses, sarana dan prasarana. Persoalan-persoalan inilah yang berusaha dijembatani dengan cerdas oleh MejaKita,” ujar Sandiaga Salahuddin Uno, Social Entrepreneur.

Pendidikan berkualitas adalah kunci utama untuk perubahan. Namun, tak dapat disangkal bahwa ketimpangan fasilitas dan kualitas pendidikan adalah realita negeri ini. MejaKita hadir sebagai aksi nyata para pelajar untuk saling membantu, saling bahu-membahu, mencerdaskan setiap individu generasi penerus bangsa.

“Kami percaya setiap anak bangsa bisa membuat perubahan untuk kemajuan Indonesia. Tekad ini diawali dengan berbagi apa yang kita miliki dan dengan melayani sesama,” tutur CEO & Co-Founder MejaKita.com, Aktsa Efendy, “MejaKita adalah langkah pertama kami dalam berbagi, melayani, dan mewujudkan cita-cita membangun bangsa yang cerdas, berwawasan, dan mandiri.”

Saat ini MejaKita sudah menyajikan materi dari empat mata pelajaran untuk tingkat menengah pertama (SMP), yaitu Matematika, Fisika, Kimia, dan Biologi. Penyajian materi dilakukan secara tematis dan dilengkapi dengan forum diskusi yang dapat dimanfaatkan untuk tanya-jawab. MejaKita juga menyediakan fitur “Tanya PR” untuk memudahkan pengguna dalam bertanya soal pekerjaan rumah (PR) langsung dengan para kontributor MejaKita.

“Kedepannya kami akan terus mengembangkan materi dan mata pelajaran dalam MejaKita. Kami juga berharap dapat menambah jenjang pendidikan agar dapat mencakup tingkat dasar (SD) dan menengah atas (SMA),” lajut Aktsa.

Filosofi dibalik pembuatan MejaKita berakar pada untaian kebijaksanaan dari seorang filsuf Romawi bernama Seneca, “Docendo discimus” – dengan mengajar, kita belajar. Ini berarti saat kita mengajar, sesungguhnya kita juga sedang belajar dengan cara yang terbaik.

Dalam penelitian berjudul ‘Expecting to teach enhances learning and organization of knowledge in free recall of text passages’ yang diterbitkan oleh Jurnal Memory & Cognition tahun 2014 lalu, terbukti bahwa dalam perbandingan sekelompok pelajar yang diberitahu bahwa mereka harus bersiap untuk mengajarkan apa yang telah dipelajari (teaching preparation) dengan sekelompok pelajar lain yang diberitahu akan menjalani ujian atas materi yang telah dipelajari (test preparation), ternyata kelompok pertama mampu menunjukkan pemahaman yang lebih baik dibandingkan kelompok kedua.

Hal ini senada dengan konsep peer tutoring yang diimplementasikan di banyak negara maju. Peer tutoring memasangkan siswa dengan kemampuan akademik di atas rata-rata dengan siswa yang memiliki kemampuan akademik di bawah rata-rata untuk saling membantu dan mentransfer ilmu. Hal ini terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan kognitif maupun kemampuan sosial pada anak-anak. Oleh karena itu, MejaKita hadir untuk memudahkan siswa dalam belajar dan melakukan online peer tutoring sehingga mereka dapat berkontribusi tanpa berbatas ruang dan waktu.

“MejaKita adalah sebuah inisiatif luar biasa dari sekelompok anak muda yang meyakini bahwa cara paling efektif untuk belajar adalah dengan mengajar,” ungkap tokoh pendidikan Indonesia, Prof. Dr. Arief Rachman, M.Pd, “Inilah yang dinamakan sebagai protégé effect – semakin banyak ilmu yang kita berikan kepada orang lain, semakin kuat dan mengakar ilmu yang kita miliki.”

Pengembangan MejaKita.com difasilitasi oleh Dicoding sebagai online platform yang menghubungkan kebutuhan publik akan teknologi dengan keahlian para developer di Indonesia. Sejak diumumkannya sebagai challenge, pembuatan MejaKita langsung mendapat sambutan hangat dari para developer.

“Kami bangga dapat bekerja sama dan mendukung tim MejaKita dalam mewujudkan ide membuat platform belajar-mengajar interaktif bagi kemajuan pendidikan di Indonesia,” tutur CEO Dicoding, Narenda Wicaksono.

Untuk bergabung dengan MejaKita cukup mudah. Pengguna dapat melakukan registrasi secara gratis menggunakan alamat email di www.mejakita.com. Bagi yang telah memiliki akun Google atau Facebook dapat langsung melakukan login menggunakan akunnya tersebut dan menjadi bagian dari komunitas pembelajar MejaKita!

Belajar mengembangkan aplikasi atau game dengan kurikulum yang telah divalidasi langsung oleh industri dengan Dicoding Academy.

Belajar di Dicoding Sekarang →
Share this:

Co-Founder dan COO Dicoding Indonesia, dapat dikontak melalui alamat email : kevin[at]dicoding[dot]com